Inspirasi dari Asian Para Games

Inspirasi dari Asian Para Games
Undefined

Oleh: Mochammad Bayu Tjahono, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Asian Para Games sudah bergulir, dibuka oleh Presiden Republik Indonesa, Acara pembukaan tidak kalah meriah dengan pembukaan Asian Games, memunculkan sesuatu yang berbeda tetapi tetap istimewa. Banyak netizen yang terbawa oleh suasana pembukaan bahkan banyak yang meneteskan air mata, bukan tanda sedih tetapi tanda salut terhadap mereka. Acara olahraga untuk para difabel ini jadi kesempatan untuk masyarakat mengambil inspirasi untuk kita semua apa arti semangat itu sebetulnya.

Asian Para Games mulai bergulir sejak dibuka Sabtu (6/10/2018) kemarin, merupakan acara Pesta Olahraga Difabel se-Asia ketiga kalinya. Ajang empat tahunan ini mampu menarik minat dari berbagai kalangan masyarakat. Dalam pertandingan yang sudah dimulai hari minggu (7/10/2018), penonton yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mereka hadir punya tujuan berbeda-beda. Ada yang memang sekadar mengisi hari libur sampai memperkenalkan semangat dan rasa bersyukur kepada anak-anak mereka.

"Namaku Bulan Kurnia, selain bersekolah aku juga punya banyak kegiatan bersama teman-teman yang selalu bergembira dan bersemangat mengejar cita-cita. Ada Ahmad, seorang difabel dengan tidak punya tangan dan kaki tetapi merupakan fotografer, ada juga Seto yang tidak punya kaki namun merupakan penyelam yang handal, ada juga Zizi seorang yang tidak bisa melihat tetapi bisa memainkan musik dengan indah," kata Bulan di acara pembukaan. Sebuah pernyataan yang membuat kita semua terpana dan salut akan semangat dan jiwa besar mereka.

Semangat yang Ditularkan

Direktorat Jenderal Pajak memiliki wilayah kerja seluruh Indonesia, ada 33 Kantor Wilayah, 332 Kantor Pelayanan Pajak, dan 207 Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan. Dengan lebih dari 32 ribu pegawai yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat Direktorat Jenderal Pajak menjadi kantor terbesar di Kementerian Keuangan.

Wilayah yang luas dan jumlah kantor yang banyak, memaksa DJP untuk merotasi pegawainya, rotasi ini selain bertujuan untuk penyegaran juga bertujuan untuk keamanan dan penghindaran dari KKN. Beberapa pegawai yang ditempatkan di daerah yang jauh tidak sedikit yang mengeluh atau merasa bahwa ini adalah ujian yang berat.

Dalam ajang Asian Para Games, kita bisa melihat atlet-atlet dengan keterbatasan fisik untuk bermain dan berkompetisi. Semangat yang ada seakan-akan menghilangkan keterbatasan tadi, api semangat dalam dada. Banyak orang dengan keterbatasan fisik tetapi mampu menunjukkan kemampuannya.

Sebagai instansi pemerintah yang diberikan mandat untuk mengumpulkan penerimaan negara lebih dari 70% APBN, rintangan pasti muncul. Di beberapa daerah bahkan muncul beberapa keterbatasan fasilitas, namun keterbatasan ini janganlah menjadikan kita berhenti untuk berkarya demi bangsa.

Keterbatasan akan menjadi halangan apabila kita berbicara bahwa itu tidak bisa, semangat untuk mengalahkan keterbatasan menjadi perjuangan tersendiri. Target adalah sesuatu yang ditentukan untuk dicapai, kegagalan dalam mencapai target di suatu masa tidaklah harus mematahkan semangat dan menyalahkan keadaaan di sekitar kita. Hendaknya kegagalan itu justru menjadikan kita semangat menyusun langkah baru, dengan beberapa antisipasi terhadap pengulangan kegagalan.

Janganlah kita hanya mengatakan salut dan kagum tanpa kita mau mencoba semangat perjuangan yang mereka tanamkan. Inspirasi melihat atlet-atlet itu bertanding hendaknya menjadikan kita punya rasa syukur dan semangat yang berlipat ganda. Dengan keterbatasan yang ada hendaknya kita terus mencoba meraih target yang kita tetapkan. Namun janganlah mencoba menipu diri kita dengan memberikan target yang terlalu mudah buat kita, karena bukan orang lain yang akan tertipu tapi diri kitalah sesungguhnya yang tertipu.

Saring dan Sharing

Inspirasi tidak hanya datang dari apa yang kita lihat, tetapi juga datang dari apa yang kita dengar dan baca, menyimak banyaknya berita yang menyesatkan akhir-akhir ini hendaknya kita perlu menyaring apa yang kita dengar dan baca. Karena tak selamanya yang berkilau itu indah, hendaknya kita mencermati, memastikan kebenaran dari berita tersebut sebelum kita menanamkan dan menyebar luaskan berita tersebut.

Kita mungkin bermaksud memberikan semangat pada anak buah kita dengan berita yang ada di media, namun kecermatan dan pemahaman akan isi berita menjadi penting. Karena apabila berita itu salah atau lebih keren dengan kata Hoaks maka ini akan berbalik menyerang ke kita. Memberikan isnpirasi atau semangat kepada anak buah dalam mencapai target tidak selalu dari sesuatu yang sensasional, mungkin contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari pun dapat sebagai inspirasi.

Disability dan Ability

Dalam acara pembukaan, Presiden Joko Widodo dan Bulan memanah kata-kata “Dis” dalam Disability. Makna dari hal tersebut ternyata sangat dalam, “Disability” dimaknai dengan cacat atau kurang mampu, dengan memanah kata tersebut maka kata yang tertinggal menjadi “Ability” atau mampu. Dengan kita menghilangkan keterbatasan itu maka akan muncul kemampuan dalam diri kita.

Menghilangkan kata tidak dalam hati kita akan menimbulkan semangat dalam mengejar target. Biasanya dalam diri kita selalu menanamkan bahwa target penerimaan pajak menjadi hal yang tidak mungkin dicapai. Sehingga kita merasa banyak sekali batasan dalam mencapainya, memudarkan semangat kita dalam mencapainya.

Inspirasi bisa kita dapat dari mana saja, namun hendaklah kita saring hal tersebut supaya menjadi energi yang positif bagi kita dan sekitar kita. Kehati-hatian dalam penyampaian berita atau inspirasi hendaklah dilakukan supaya semangat tersebut tidak menimbulkan dampak negatif. Tanamkan kata mampu dan hilangkan kata tidak mampu dalam hati kita, mencoba gagal bukan berarti akan gagal terus namun hal tersebut adalah langkah besar kita untuk menghilangkan faktor-faktor yang menimbulan kegagalan di masa berikutnya, sehingga target yang sudah ditetapkan dapat kita capai."(*)

*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi di mana penulis bekerja.